Wahai Polisi India, Waspadalah!

Idham Azis melakukan gebrakan yang cukup bikin “heboh” yaitu menggandeng Kepala Daerah untuk melaporkan jika ada Kepala Kepolisian yang meminta proyek. Hal ini bukan tanpa alasan, karena Polri sedang gencar sekali mengimplementasikan sebuah positioning yang dilahirkan oleh Tito Karnavian yaitu “Program Promoter”

Promoter adalah kepanjangan dari Profesional, Modern, Terpercaya yang merupakan program internal Polri untuk meningkatkan mutu personil. 2016 ketika Promoter digagas, Polri saat itu menempati 3 besar institusi yang paling tidak dipercaya oleh publik. Kemudian pada 2019 diumumkan tepat di hari Bhayangkara bahwa Polri adalah 3 besar institusi yang paling dipercaya publik bersama KPK dan Presiden.

Image Polisi buruk sudah dikenal sangat lama, birokrasi yang ribet dan mata duitan sedangkan minim penindakan. Istilah Polisi India adalah yang paling tepat, karena di film India Polisinya selalu datang terlambat dan rata-rata korup. Hal ini juga dibenarkan oleh Gus Dur dalam sebuah joke: Polisi jujur di Indonesia cuma ada 3, yaitu Jenderal Hoegeng (alm), Polisi patung dan Polisi tidur.

Tentu hal ini sangat mencoreng institusi Polri dimana persepsi memang lebih kuat dibanding realita, apalagi zaman sudah sangat maju seperti sekarang ini. Promoter adalah nafas Polisi kekinian yang sesuai dengan kondisi zaman dan relevan dengan jiwa melayani tentunya.

LSI: KPK Lembaga Paling Dipercaya, Disusul Presiden dan Polisi

Idham Azis meneruskan program dari Tito Karnavian dalam rangka memperbaiki image Polisi Indonesia sesuai pada cita-cita reformasi. Keputusan Idham yang merangkul Kepala Daerah sebagai collaborator pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme akan menjadi hal yang cukup menarik. Masyarakat bisa ikut menilai dan melihat bahwa dalam rangka mengimplementasikan Polri Promoter ini Kapolri tidak main-main.

Untuk para Polisi di daerah baik Kepala maupun personil keseluruhan harus menganggap serius hal ini dan segera lakukan perbaikan diri. Nilai utama yang ingin ditanamkan Idham Azis adalah, jika ingin membersihkan sesuatu pastikan terlebih dahulu bahwa tangan kalian bersih. Dan pembersihan yang paling fundamental adalah dari dalam terlebih dahulu baru kemudian keluar.

Hal ini sangat strategis dan penting sekali, ajang pembuktian kembali bahwa Polri memang layak menjadi institusi yang dipercaya oleh masyarakat hingga akhirnya akan mendapatkan dukungan dari segenap elemen Bangsa Indonesia.

Jadi, hati-hatilah wahai kalian Polisi India. Wapadalah!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *